Kota Blitar - Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Republik Indonesia, Farida Farichah, mengusulkan pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih (KMP) di 21 kelurahan se-Kota Blitar. Hal ini disampaikan Wamenkop, saat meninjau gerai KMP di Kelurahan Sukorejo, Pasar Legi Kota Blitar, (25/10) lalu.
Farida menjelaskan bahwa pembangunan gerai KMP telah dimulai secara serentak di seluruh Indonesia sejak 17 Oktober 2025. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, serta TNI. Tahap awal meliputi pembangunan 800 gerai di berbagai daerah, dengan target total sekitar 82 ribu gerai secara nasional.
“Dari kami inpres turun dan pembangunan dimulai tanggal 17 Oktober yang bekerja sama dengan dinas terkait, Kemendes PDT, Kemendagri, TNI dan melakukan percepatan pembangunan 800 gerai di Indonesia. Selebihnya dilakukan secara bertahap, hingga Maret 2026,” kata Farida.
Untuk Kota Blitar, pemerintah pusat mendorong pembangunan 21 gerai KMP di kelurahan selesai Maret 2026. Pemerintah daerah diminta menyiapkan lahan minimal seluas 1.000 meter persegi di setiap kelurahan, sebagai lokasi pembangunan.
Sementara itu, Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh program tersebut dengan menyiapkan lahan yang dibutuhkan. Saat ini Pemkot Blitar tengah memprioritaskan pembangunan Sekolah Rakyat (SR), namun proses inventarisasi lahan untuk gerai KMP akan dilakukan secara beriringan.
“Kami menyiapkan lahannya minimal 1.000 meter persegi, insyaallah segera menginventarisir dan menyelesaikan. Kami dapatkan sementara sekolah rakyat, berikutnya kami memaksimalkan supaya mendapatkan prioritas utama untuk pembangunan gerai-gerai koperasi merah putih,” tegas Ibbin.
Mas Ibbin berharap keberadaan gerai KMP dapat menjadi wadah bagi pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha dan memperluas akses pemasaran produk unggulan di Kota Blitar. (Fan)