Kota Blitar - Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menghadiri rapat koordinasi (rakor) Zoom Meeting Gerakan Pangan Murah di Polres Blitar Kota, Jumat (13/ 03/ 2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah bersama kepolisian untuk menjaga stabilitas harga pangan selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Mas Ibin, sapaan akrab Wali Kota Blitar, mengatakan kehadirannya dalam rakor tersebut merupakan tindak lanjut dari undangan Kapolres Blitar Kota terkait arahan dari Kepolisian Republik Indonesia mengenai pelaksanaan Gerakan Pangan Murah selama Ramadan. Pihaknya menjelaskan, rakor tersebut juga bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok pangan di Kota Blitar tetap aman menjelang Lebaran.
“Dan tadi sudah dipresentasikan dari berbagai elemen, ada dari Bapanas dan Polri. Alhamdulillah semuanya aman dan dihimbau supaya pemerintah serta kepolisian mengadakan pasar pangan murah,” kata Mas Ibin.
Sementara itu, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo - Kapolres Blitar Kota menjelaskan bahwa penyelenggaraan Gerakan Pasar Murah merupakan arahan langsung dari Kapolri yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.
“Namun bertepatan momentumnya menuju hari raya Idul Fitri, maka kegiatan ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia,” pungkasnya.
AKBP Kalfaris menjelaskan pasar murah di wilayahnya digelar di tiga titik lokasi. Yaitu di depan Polres Blitar Kota, Pasar Templek, dan Pasar Cangkring, hingga Kamis 19 Maret 2026. Pos penjualan juga akan berpindah-pindah lokasi agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut disediakan beras sebanyak tiga ton dengan harga berkisar Rp55 ribu hingga Rp57 ribu per 5 kilogram. Lebih rendah dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang mencapai sekitar Rp62.500.
AKBP Kalfaris berharap melalui penyelenggaraan pasar murah ini harga kebutuhan pokok dapat tetap stabil menjelang Hari Raya Idul Fitri, yang biasanya diikuti dengan kenaikan harga bahan pangan. *Elg/ Kir