Kota Blitar - Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Kesehatan Kota Blitar terus memperkuat pengamanan arus mudik Lebaran dengan memastikan kondisi kesehatan para pengemudi angkutan umum. Upaya tersebut dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan terhadap sopir dan awak bus di Terminal Tipe A Patria, Senin, (16/ 03/ 2026).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Kota Blitar, Silvia Dewi Kusumawati, mengatakan pemeriksaan ini bertujuan memastikan para pengemudi berada dalam kondisi prima saat bertugas, menjelang naiknya mobilitas masyarakat pada masa Idulfitri.
Total, ada 13 sopir dan awak bus menjalani pengecekan kesehatan. Dari jumlah tersebut, tiga orang terindikasi hipertensi dan dua orang terindikasi diabetes melitus. Silvia menjelaskan bahwa kondisi tersebut dipengaruhi oleh faktor seperti kurang tidur dan kelelahan akibat tingginya jam kerja.
“Kami dari tim medik Dinkes sudah melakukan pemeriksaan kesehatan kepada sopir dan awak bus di Terminal Tipe A Patria. Dari 13 orang yang diperiksa, tiga orang terindikasi hipertensi dan dua orang terindikasi diabetes melitus,” ungkapnya.
Bagi pengemudi yang terindikasi memiliki masalah kesehatan, petugas memberikan rekomendasi untuk melakukan pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (faskes 1) sesuai kepesertaan BPJS Kesehatan. Pemeriksaan kesehatan ini menjadi langkah penting karena aktivitas para sopir akan meningkat selama periode mudik Lebaran.
“Hal ini penting, terlebih sudah mulai memasuki masa mudik Lebaran, di mana aktivitas para sopir akan lebih banyak dibandingkan hari biasanya,” jelasnya.
Selain pemeriksaan kesehatan umum, Silvia menyebut petugas juga melakukan tes urin untuk memastikan para pengemudi bebas dari penggunaan obat-obatan terlarang. Hasilnya, seluruh sopir dan awak bus yang diperiksa dinyatakan negatif dari zat berbahaya. *Ipg/ Kir