Kota Blitar - Pemerintah Kota Blitar terus mendorong transformasi digital birokrasi melalui sistem pengelolaan dokumen kepegawaian berbasis digital atau Document Management System (DMS).
Sistem itu dikenalkan BKPSDM Kota Blitar melalui Webinar Kolabjar Asik Seri 2 Tahun 2026 yang digelar secara daring, Kamis 7 Mei 2026, dengan tema transformasi digital data dan arsip kepegawaian.
Plt. Kepala BKPSDM Kota Blitar, Ika Hadi Wijaya menjelaskan DMS merupakan kotak dokumen digital yang disediakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk menyimpan seluruh data kepegawaian ASN.
“Semua data kepegawaian itu ada di sana, mulai ketika masih CPNS, diangkat PNS, dokumen kenaikan pangkat, riwayat jabatan, sampai dokumen kompetensi dan pendidikan,” jelas Ika Hadi.
Ika Hadi menilai sistem ini menjadi pondasi penting dalam pembangunan manajemen talenta ASN di Kota Blitar. Melalui DMS, seluruh data kompetensi, pendidikan, sertifikasi, hingga riwayat kinerja ASN akan diolah untuk menentukan posisi talenta ASN dalam sembilan kotak talenta.
ASN yang berada di kotak talenta tertinggi diprioritaskan untuk promosi jabatan. Sementara ASN lainnya dapat mengetahui kompetensi yang masih perlu ditingkatkan.
Selain mendukung pengembangan karier, sistem ini juga dinilai mempermudah administrasi kepegawaian karena seluruh dokumen telah tersimpan secara digital melalui aplikasi My ASN.
“Kalau kenaikan pangkat kita tidak seperti dulu harus meminta dokumen ke ASN. Sekarang tinggal mengambil dari dokumen di My ASN, jadi ASN tidak perlu repot lagi mengumpulkan berkas,” ujarnya.
Selain mendapatkan materi transformasi digital, peserta Kolabjar Asik juga memperoleh sertifikat elektronik yang bisa dimasukkan ke sistem DMS sebagai penunjang kompetensi ASN. Ika Hadi berharap langkah ini mampu mewujudkan Smart ASN yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi perkembangan zaman. *El/Kir