Kota Blitar - Festival lentera dan kirab gunungan hasil bumi kembali menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian Grebeg Pancasila 2026 di Kota Blitar. Untuk meningkatkan kreativitas sekaligus memberikan apresiasi kepada peserta, Pemerintah Kota Blitar menyiapkan penghargaan bagi karya terbaik pada kedua kategori tersebut.
Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Blitar, Rike Rochmawati dikonfirmasi (1/6/2026) mengatakan tahun ini pihaknya untuk pertama kalinya memfasilitasi penilaian khusus terhadap peserta pawai lentera maupun kirab gunungan hasil bumi, yang menjadi bagian dari peringatan Hari Lahir Pancasila.
Menurut Rike, penghargaan diberikan sebagai bentuk motivasi agar peserta terus berinovasi dan menampilkan karya terbaik dalam setiap penyelenggaraan Grebeg Pancasila.
"Untuk tahun ini kita memfestival-kan lentera maupun gunungan. Nantinya akan dipilih tiga karya terbaik yang mendapatkan hadiah dan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi bagi peserta yang kreatif dan sesuai dengan tema," ujar Rike.
Pihaknya menjelaskan, penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah aspek, mulai dari kreativitas kolektif, kesesuaian dengan tema Grebeg Pancasila, nilai estetika atau keindahan karya, hingga penampilan peserta selama mengikuti rangkaian kirab.
Masing-masing kategori, baik lentera maupun gunungan hasil bumi, akan dipilih tiga karya terbaik tanpa sistem peringkat. Para pemenang nantinya akan menerima hadiah serta piagam penghargaan dari Pemerintah Kota Blitar.
Rike menambahkan, festival lentera tahun ini diikuti sekitar 38 peserta yang berasal dari unsur pelajar, organisasi perangkat daerah, dan berbagai instansi lainnya. Sementara kirab gunungan hasil bumi diikuti oleh perwakilan kecamatan dan kelurahan se-Kota Blitar.
Melalui pemberian penghargaan tersebut, Pemerintah Kota Blitar berharap partisipasi masyarakat dalam Grebeg Pancasila semakin meningkat. Sekaligus mampu melahirkan karya-karya kreatif yang memperkuat pelestarian budaya dan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat. *Fan/Kir