Nguri-uri Budaya Jawa, Bersih Desa Kelurahan Bendogerit Libatkan Puluhan UMKM Lokal

  • 11 May 2026

Kota Blitar - Tradisi Bersih Desa di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan kembali digelar sebagai upaya nguri-uri budaya Jawa sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi pelaku usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM di wilayah setempat. Kegiatan berlangsung di balai kelurahan setempat, mulai 7 - 12 Mei 2026.

Lurah Bendogerit, Hariyanto Wibowo mengatakan rangkaian upacara adat Bersih Desa diawali dengan nyadran makam leluhur Mbah Imam Suwongso, pagelaran kesenian jaranan Bendogerit, khotmil Qur’an, istighotsah, kenduri massal yang diiringi tari gambyong, hingga ditutup dengan pagelaran campursari Sopo Ngiro bersama bintang tamu Jo Klitik dan Jo Klutuk.

Menurut Hariyanto, tradisi ini rutin digelar bulan dan tanggal yang sama setiap tahunnya sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus pelestarian budaya Jawa yang diwariskan secara turun-temurun.

Selain itu, kegiatan Bersih Desa juga melibatkan pelaku UMKM lokal untuk menyemarakkan acara sekaligus membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Sedikitnya terdapat sekitar 30 pelaku UMKM yang tergabung dalam paguyuban Jago Silo, akronim dari “Jajanan Tonggo Nglarisi Bolo."

"Kemarin rangkaian upacara adat bersih desa kelurahan bendogerit dimulai tgl 7 sampai 12 Mei 2026 diawali dengan nyadran makam leluhur mbah imam suwongso, gelar kesenian jaranan, khotmil qur'an, istighotsah hingga kenduri massal diiringi tari gambyong serta pagelaran campursari sopo ngiro dengan bintang tamu jo klitik - jo klutuk," kata Hariyanto.

Hariyanto berharap, melalui pelaksanaan upacara adat Bersih Desa ini seluruh warga Bendogerit senantiasa dijauhkan dari marabahaya dan diberikan perlindungan oleh Sang Pencipta. *Fan/Kir

Press ESC to close