Konservasi Rusa Jadi Daya Tarik Baru Ecopark Joko Pangon Kota Blitar, Bakal Direalisasikan Tahun Depan

  • 19 December 2025

Kota Blitar - Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyiapkan pengembangan Ecopark Joko Pangon sebagai kawasan konservasi rusa pada tahun 2026. Program ini ditujukan untuk menjaga kelestarian satwa sekaligus memperkuat fungsi edukasi wisata dan ruang terbuka hijau.

Kepala DLH Kota Blitar, Jajuk Indihartati dikonfirmasi Rabu (17/12/2025) mengatakan konservasi rusa akan dikembangkan sebagai perluasan dari pengelolaan satwa yang saat ini berada di Taman Kebon Rojo. Ecopark Joko Pangon dipilih sebagai lokasi konservasi baru, agar populasi rusa tetap terjaga dan habitatnya lebih lestari.

“Kalau rusa populasinya mulai berkembang, sebagian akan dikonservasi di Joko Pangon. Tahun 2026 fokus konservasi di sisi timur, sedangkan 2025 masih penyempurnaan area barat,” terang Jajuk.

Konservasi rusa sebenarnya sudah direncanakan dari tahun ini, namun Pemkot Blitar masih focus untuk menyempurnakan pembangunan Ecopark Joko Pangung tahap pertama. Dengan alokasi Rp. 2,5 milliar, beberapa objek yang dibangun meliputi gerbang sisi barat, ikon ecopark, akses parkir, dan jembatan. Sedangkan tahun depan, rencana konservasi penangkaran rusa bakal direalisasikan di sisi timur Ecopark Joko Pangon. 

Jajuk menegaskan ke depan, DLH juga membuka peluang pengembangan konservasi satwa lain di Ecopark Joko Pangon, jika dinilai memiliki potensi. Sehingga kawasan tersebut tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga pusat edukasi dan pelestarian lingkungan. (Fan)

Press ESC to close