Kota Blitar - Di tengah perkembangan industri kreatif yang semakin dinamis, generasi muda Kota Blitar terus menunjukkan kreativitasnya melalui berbagai karya visual yang inspiratif. Tidak hanya menjadi sarana hiburan, film pendek kini juga menjadi media untuk bercerita, menyampaikan pesan kehidupan, hingga membuka peluang ekonomi kreatif. Semangat itulah yang coba diwadahi melalui kegiatan Blitar Movie Night.
Blitar Movie Night menjadi salah satu ruang kreatif yang dihadirkan Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Blitar bagi para pelaku kreatif digital, khususnya di bidang perfilman. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pemutaran film pendek, tetapi juga wadah bagi generasi muda untuk berekspresi, berbagi inspirasi, dan membangun ekosistem kreatif yang lebih kuat.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Diskominfotik Kota Blitar, Dian Rahmawatin mengatakan, Blitar Movie Night digelar untuk memberikan ruang sekaligus wadah bagi para pelaku kreatif digital agar dapat terus berkembang dan berinovasi melalui karya-karya visual.
Mengusung tajuk “Lebih dari Sekadar Menonton”, kegiatan ini mengajak peserta tidak hanya menikmati film yang diputar, tetapi juga memahami proses kreatif di balik pembuatannya. Para peserta dapat menggali ide, pesan, dan gagasan yang disampaikan melalui film pendek, sekaligus mengetahui proses produksi hingga behind the scene yang mengubah ide sederhana menjadi sebuah karya yang menarik untuk ditonton.
Menurut Dian, sasaran kegiatan ini tidak hanya Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), tetapi juga pelajar dan masyarakat umum. Antusiasme peserta pun cukup tinggi. Pada lomba film pendek yang digelar sebelumnya tercatat sebanyak 36 peserta ikut berpartisipasi. Dari jumlah tersebut, sepuluh film terbaik dari kategori pelajar, KIM, dan umum dipilih untuk diputar dalam Blitar Movie Night yang dipusatkan di Museum PETA.
Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap potensi generasi muda di bidang seni pertunjukan dan perfilman dapat terus berkembang sehingga mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan industri kreatif di Kota Blitar.
"Kita buatkan acara seperti ini tujuannya terbangun komunitas ekosistem film yang kreatif di Kota Blitar. Kita berikan wadah kepada anak-anak muda, pelajar maupun masyarakat yang memiliki talenta terutama terkait dengan sinema dan perfilman pendek supaya bisa menyalurkan kreatifitasnya," kata Dian.
Senada dengan hal tersebut, Yanuar Putra Romadhon - Sutradara Es Drop yang mengikuti festival film pendek, menilai bahwa rangkaian festival film pendek hingga Blitar Movie Night menjadi ruang yang sangat penting bagi para pelaku kreatif digital, khususnya di bidang perfilman. Menurutnya, dunia seni visual memiliki tantangan tersendiri karena melalui gambar, dialog, dan cerita yang sederhana, sebuah film dapat menyampaikan pesan yang kuat kepada penonton.
"Tema Kota Blitar Transformasi menuju Kota Masa Depan, dengan potensi lokal es drop karena dicerita ini lebih memunculkan visual potensi kendang di wilayah Sentul, di tahun ini anak muda yang tinggal di Blitar menganggap bahwa tinggal di Blitar tidak berkembang namun bila ditinggal memberikan kenangan yang membuat kangen," kata Yanuar.
Kehadiran Blitar Movie Night juga mendapat tanggapan positif dari para penonton. Salah satunya Imam Faizal yang menilai kegiatan tersebut menjadi angin segar bagi generasi muda yang memiliki minat di bidang perfilman dan industri kreatif. Menurutnya, kolaborasi antara Pemerintah Kota Blitar dengan para pelaku kreatif digital menjadi langkah yang tepat untuk menumbuhkan ruang berkarya bagi anak muda. Terlebih saat ini banyak talenta kreatif di Kota Blitar yang berkecimpung di bidang visual, fotografi, videografi hingga perfilman.
"Acara ini sangat asik, menarik dan fresh untuk kita nikmati. Selain itu, di Kota Blitar sendiri juga banyak pelaku kreatif yang bisa terdorong untuk lebih banyak menghasilkan karya-karya film pendek yang menarik," terang Faizal.
Melalui Blitar Movie Night, Pemerintah Kota Blitar berharap semakin banyak generasi muda yang berani berkarya dan menyampaikan gagasannya melalui film. Sebab dari balik layar sebuah film pendek, tersimpan mimpi, kreativitas, dan harapan yang mampu menginspirasi banyak orang sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Blitar. *Fan/Kir