Disbudpar Kota Blitar Gelar FGD, Siapkan Kampung SAE Murasan Sebagai Pilot Project Wisata Tematik Berbasis Sejarah

  • 05 June 2026

Kota Blitar - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar menggelar Focus Group Discussion (FGD) model revitalisasi kampung wisata berbasis tematik untuk mewujudkan historical tourism di Kota Blitar. Kegiatan tersebut menggandeng tim peneliti dari Universitas Merdeka Malang, Jumat (5/6/2026) di aula Disbudpar Kota Blitar.

Kabid Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Blitar, Anang Setiawan mengatakan, FGD tersebut merupakan bentuk sinergi dan fasilitasi pemerintah daerah terhadap penelitian yang berawal dari pelaksanaan lomba kampung kreatif, November tahun lalu. Penelitian difokuskan pada pengembangan wisata berbasis tematik dan sejarah.

Salah satu kampung yang menjadi pilot project adalah Kampung SAE Murasan di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan. Kampung tersebut dipilih karena berhasil meraih juara pertama dalam ajang kampung kreatif yang digelar sebelumnya.

"Disbudpar dalam hal ini fasilitasi ruang pertemuan untuk diskusi FGD bersama tim peneliti dari Universitas Merdeka Malang bersama narasumber dari Unair yang sebetulnya penelitian ini awal mulanya dari tahun kemarin di bulan November ada lomba kampung kreatif, kampung SAE Murasan," kata Anang.

Sementara itu, Ketua Tim Peneliti dari Universitas Merdeka Malang, Fitria Erlike Anwarsani menjelaskan FGD dilakukan agar pengembangan kampung tematik memiliki arah yang jelas dan mampu memperkuat identitas wisata yang dimiliki.

Menurutnya, Kampung SAE Murasan memiliki potensi besar. Sebab, menghadirkan nuansa rumah-rumah kolonial serta informasi mengenai sejarah perjuangan PETA, yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata edukatif dan historis.

"Kami lakukan agar nantinya pengembangan kampung tematik tidak salah, sehingga kita ambil judul risetnya model revitalisasi kampung wisata berbasis tematik dengan menggalakkan kembali dan meneliti ulang apa-apa saja yang ada agar bisa menjadi daya tarik utama di Kota Blitar," kata Erlike.

Melalui FGD ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan memiliki persepsi yang sama dalam mengembangkan kampung wisata berbasis tematik. Sehingga mampu meningkatkan potensi ekonomi kreatif dan kunjungan wisata di Kota Blitar, khususnya di Kampung SAE Murasan, Kelurahan Bendogerit. *Fan/Kir

Press ESC to close