Kota Blitar - Kota Blitar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan olahraga otomotif melalui gelaran Blitar Road Race Championship Piala Sahabat Dito 2026 yang digelar di Sirkuit Jalan Sudanco Supriyadi, Minggu (15/ 02/ 2026). Event ini tidak hanya menjadi ajang adu kecepatan, tetapi juga bukti nyata dukungan Pemerintah Kota Blitar terhadap pembinaan bakat muda dan penguatan sport tourism daerah.
Walikota Blitar, Syauqul Muhibbin, dalam kesempatan tersebut mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemkot Blitar berkomitmen menjadikan setiap akhir pekan sebagai momentum hadirnya event positif bagi masyarakat. Menurutnya tingginya animo masyarakat terhadap dunia otomotif menjadi alasan kuat pemerintah untuk semakin fokus mengembangkan event balap resmi. Terlebih, pada tahun ini Pemkot Blitar juga tengah merevitalisasi Sirkuit Bung Karno agar ke depan penyelenggaraan event balap semakin representatif dan aman.
"Saya ucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara yang telah mengadakan road race ini. Ini suatu kebanggaan bagi kita semua, karena Kota Blitar kita upayakan walaupun di weekend tetap ada event untuk masyarakat. Mengingat animo masyarakat untuk kegiatan otomotif dan balap ini tinggi, maka kami juga fokus di kegiatan race. Tahun ini pemerintah kota merevitalisasi Sirkuit Bung Karno. Nanti kalau sudah jadi, semakin leluasa untuk event balap di sana, sekaligus mencari bakat-bakat talenta Kota Blitar yang bisa kita tandingkan di ajang regional, nasional bahkan internasional untuk mengharumkan nama Kota Blitar,” Ungkapnya.
Sementara itu M. Hardita Magdi - Wakil Ketua DPRD Kota Blitar sekaligus Ketua Penyelenggara menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan pembalap muda serta strategi konkret menekan praktik balap liar.
“Diikuti ratusan pembalap muda, Blitar Road Race Championship ini harapannya dapat menjadi wadah penyaluran bakat pembalap muda dan sekaligus daya tarik wisata otomotif daerah. Dengan adanya ajang balap resmi seperti ini, tentu membantu mengurangi aktivitas balap liar yang membahayakan dan tidak tertib di jalan umum,” Tambahnya.
Kejuaraan ini diikuti ratusan pembalap yang turun dalam 24 kelas lomba, mulai dari kelas motor bebek, supermoto, ex-rider hingga mini GP. Menariknya, sejumlah kelas dibuka untuk kategori Jatim Open, kelas pemula, hingga kelas lokal Blitar, sehingga memberi ruang luas bagi talenta daerah untuk tampil dan berkembang.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, panitia, dan komunitas otomotif, Blitar Road Race Championship 2026 menjadi bukti bahwa Pemkot Blitar serius membangun ekosistem olahraga yang terarah, aman, serta berorientasi pada prestasi dan pertumbuhan ekonomi daerah. *Ipg/ Kir