Berita
01-12-2021
Terima Kunjungan Penilai SP2K Jatim, Wali Kota Blitar Optimis Kecamatan Sananwetan Raih Hasil Terbaik

Blitar Kota - Pemerintah Kota Blitar menerima tim penilai kunjung lapang dalam Sinergitas Penyelenggaraan Pemerintah Kecamatan (SP2K) Provinsi Jawa Timur. Rombongan berlangsung di Balai Kesenian Istana Gebang, Rabu (01/ 12/ 2021). Ketua Rombongan Tim Penilai SP2K Provinsi Jawa Timur, Heru Harianto mengatakan SP2K ini dalam rangka mengoptimalkan peran dan fungsi Kecamatan Cettar sehingga pelayanan terhadap masyarakat bisa maksimal. Langkah ini juga untuk mengevaluasi kinerja kecamatan tahun 2020 dengan mengidentifikasi inovasi yang layak dikembangkan. Saat disinggung soal inovasi di Kecamatan Sananwetan, Heru menyebut cukup menarik. Namun detailnya perlu dibuktikan melalui kunjung lapang ini. “SP2K ini juga untuk memotivasi Kecamatan agar melaksanakan peran dan fungsinya dalam memberikan layanan pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal,” jelas Heru. Sementara itu, Santoso-Wali Kota Blitar mengatakan capaian Kecamatan Sananwetan yang masuk 5 besar terbaik SP2K ini tidak mudah. Banyak persiapan inovasi yang dimatangkan, mulai dari Posyandu Remaja di LPKA, Posyandu Kesehatan Jiwa (Posiwa) dan lain-lain. Pihaknya optimis, Kecamatan Sananwetan bisa membawa Kota Blitar sebagau juara dalam penilaian SP2K. “Saya lihat kemarin persiapannya sudah banyak dan matang, semoga nanti Kecamatan Sananwetan sebagai wakil Kota Blitar bisa meraih hasil terbaik,” tegas Santoso. Terdapat 4 bidang yang dikunjungi tim penilai SP2K meliputi Bidang Bendidikan di sekolah pak RW kejar paket Tunas Pratama, Bidang Ekonomi di Kampung Opak Gambir, KWT Sermata Asri, Maya juwita sumber kali balang, Bank sampah segar dan Kampung batik, serta lainnya. (Fan)

01-12-2021
Wakil Wali Kota Blitar Akan Bertolak ke Korea Selatan Untuk Tindak Lanjuti Program G to G.

Blitar Kota - Pemerintah Kota Blitar menindak lanjuti rencana kerja sama Goverment to Goverment (G to G) dengan Korea Selatan yang sampai saat ini dinanti-nantikan masyarakat. Rencananya Wakil Wali Kota Blitar, Tjutjuk Sunario akan bertolak ke Korea Selatan untuk mensurvey dan melakukan pertemuan langsung dengan beberapa Kabupaten yang ada di Korsel. Tjutjuk Sunario saat dikonfirmasi Rabu, (01/ 12/ 2021) menjelaskan, kunjungan ini dilakukan untuk memastikan langsung bagaimana kondisi dan lingkungan kerja di Korsel. Nantinya Tjutjuk akan mengunjungi 6 Kabupaten/Kota di Korea Selatan dan langsung mengajukan Memorandum of Understanding (MoU). Dari kunjungan ini, pihaknya menargetkan akan ada beberapa MoU yang disepakati, sehingga warga Kota Blitar bisa memanfaatkan kesempatan kerja ke Korea Selatan secepatnya. Tjutjuk menyebut, warga Kota Blitar yang ikut program ini akan bekerja disektor pertanian Anggur, Strowberry dan buah lainnya. Jika MoU disepakati, warga yang hendak mengikuti program G to G wajib menjalani pelatihan bahasa Korea sehari-hari. “Saya optimis, program ini segera terealisasi karena koordinasi intens dengan Konsuler Korea Selatan terus kami lakukan,” tegas Tjutjuk. Rencanaya Wakil Wali Kota Blitar bertolak ke Korea Selatan (10/ 11/ 2021), bersama Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda). (Fik)

01-12-2021
Gelar Mini Loka Karya, Puskesmas Sukorejo Komitment Tangani HIV di Wilayah.

Blitar Kota - UPTD Puskesmas Kecamatan Sukorejo mengadakan mini loka karya akhir tahun di salah satu Rumah Makan Jl. Mahakam Kota Blitar, Kamis (30/ 12/ 2021). Mini loka karya yang dihadiri forkopimcam Sukorejo ini membahas data masalah kesehatan tahun 2021. Kepala UPTD Puskesmas Kecamatan Sukorejo, Wisma Yuniar menjelaskan, tidak hanya menyampaikan masalah kesehatan selama 2021, dalam mini loka karya ini juga membahas soal penanganan HIV-AIDS karena bertepatan dengan peringatan Hari AIDS sedunia. Dalam kesempatan ini, Wisma mengajak organisasi masyarakat dari PKK, Fatayyat, Muslimat hingga kader Puskesmas untuk pendekatan pada masyarakat untuk menemukan kasus HIV. “Kita berupaya mendukung target pemerintah, 2030 zero kasus HIV ibu ke anak,” jelas Yuniar. Nantinya jika ada temuan kasus yang merujuk ke HIV-AIDS akan dilayani poli Perawatan Dukungan Pengobatan (PDP) HIV di Puskemas Sukorejo, yang buka setiap hari Sabtu. Melalui poli PDP ini, masyarakat bisa memperoleh pengobatan, konseling serta tes gratis HIV-AIDS. “Pada layanan PDP kita ada tenaga dokter, farmasi, laboratorium hingga administrasi yang kami siagakan,” tambah Yuniar. Wisma menambahkan sejak tahun 2016, jumlah kumulatif Orang Dengan HIV-AIDS (ODHA) di Kecamatan Sukorejo mencapai 94 orang. (Fik)

Streaming Mahardhika FM


Streaming Youtube


Facebook Page


Twitter LPPL Mahardhika FM