Berita
18-09-2021
Wali Kota Blitar Ikuti Arahan Wagub Jatim dalam Launching Program Orang Tua Asuh Secara Virtual

Blitar Kota - Program Orangtua Asuh yang dilaunching Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, diikuti seluruh Kepala Daerah di Jawa Timur termasuk Wali Kota Blitar di Ruang Kerja Rumah Dinas Wali Kota, Jum'at (17/9/2021). Wali Kota Blitar, Santoso mengatakan program orang tua asuh ini merupakan bentuk perlindungan serta mewujudkan kesejahteraan terhadap anak yatim-piatu yang ditinggal orangtuannya karena Covid-19. Pemerintah hadir untuk melindungi anak yatim-piatu yang menjadi bagian penting dari masa depan hingga penerus bangsa. Santoso menyebut sesuai arahan Wakil Gubernur Jawa Timur pemerintah provinsi hingga daerah berupaya memberikan perlindungan hingga kesejahteraan anak. Sementara itu Forkopimda Kota Blitar telah mengangkat 40 anak yatim-piatu sebagai anak asuh dalam rangka peringatan hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-66 yang digagas Polres Blitar Kota Jum'at, (17/9/2021). “Kita telah mengikuti pengarahan yang disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak yang memberikan arahan dengan pemerintah daerah sebisa mungkin menjadi penampung orang tua asuh pada anak yatim-piatu yang ditinggal orang tuanya karena Covid-19” jelas Santoso. Santoso berharap dengan adanya program orang tua asuh ini dapat menggugah semangat anak yatim piatu akibat Covid-19 dalam meraih cita-cita. (Fan)

17-09-2021
Dinas P3AP2KB Kota Blitar Bina Anggota Kelompok UPKKA Agar Mandiri Secara Ekonomi

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kota Blitar memberikan pembinaan terhadap anggota kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPKKA). Kegiatan berlangsung Kamis 16 September 2021 di aula kantor dinas setempat. Endang Sulistyaningsih-Kepala Bidang Ketahanan Keluarga Dan Pemberdayaan Perempuan, Dinas P3AP2KB Kota Blitar dikonfirmasi by phone menyampaikan UPKKA merupakan kelompok akseptor atau pengguna KB yang memiliki usaha rumahan. Sedangkan pembinaan ini dilakukan agar mereka memiliki kemandirian secara ekonomi, dengan menekuni berbagai jenis usaha kecil menengah. Diantaranya usaha olahan makanan, batik, kerajinan bathok, manik-manik dan lain sebagainya. Dalam kesempatan ini, Endang juga mensosialisasikan aplikasi Yosakurga milik Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang diperuntukkan bagi anggota UPPKA. Melalui aplikasi ini, anggota bisa memasarkan kelompok usaha ekonomi produktif keluarga hingga ditingkat nasional. “ Dengan adanya kegiatan pembinaan ini, kita harapkan adanya kemandirian secara ekonomi anggota UPPKA Kota Blitar,” Kata Endang. Endang menambahkan, pembinaan ini diikuti 80 anggota UPPKA. Namun untuk menghindari kerumunan kegiatan dibagi menjadi dua sesi. Sur

17-09-2021
Ratusan Perangkat Kelurahan dan Kecamatan Kepanjenkidul Swab PCR Massal.

Swab PCR masal di Kecamatan Kepanjenkidul ini dilaksanakan jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Kepanjenkidul. Sasarannya perangkat kelurahan hingga kecamatan, 17 September 2021 di aula kantor Kecamatan setempat. Triana Sulistiyaningsih-Kepala Puskesmas Kecamatan Kepanjenkidul saat dikonfirmasi mengatakan bahwa Swab PCR ini untuk deteksi dini atau screening terhadap ASN dan non ASN di lingkungan Kecamatan. Total, ada sekitar 120 sasaran. Sedangkan hasil swab PCR, Triana belum bisa menyebutkan. Sebab, seluruh sampel akam dikirim ke laboratorium Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Kota Blitar. “ Swab PCR ini kan bagian dari Screning ya, jadi diharapkan dengan kegiatan ini, jika ada yang terkonfirmasi Positif Covid 19, bisa terdeteksi sejak awal,” ujar Triana. Sementara itu, Parminto-Camat Kepanjenkidul mengatakan swab PCR ini juga untuk mendukung upaya percepatan tasting dan tracing yang digagas Satgas Covid-19 Kota Blitar. Menurut Parminto, deteksi dini Covid-19 saat ini digencarkan untuk memaksimalkan penanganan. Pihaknya menghimbau jika sewaktu-waktu masyarakat menjadi sasaran tracing, agar bersedia terbuka pada petugas. “ Meskipun saat ini kita merasa sehat, belum tentu bebas dari Covid 19, makanya kegiatan ini untuk meningkatkan Testing dan Tracing, khususnya pada Perangkat, yang ada di garda terdepan dalam pelayanan,” Ungkap Parminto Berdasarkan data dari Puskesmas, pada swab PCR kali ini terdapat satu orang yang tidak bisa ikut karena sakit dan akan mendapat jadwal susulan. Sur

Streaming Mahardhika FM


Streaming Youtube


Facebook Page


Twitter LPPL Mahardhika FM