Berita
08-06-2021
Tahun Ajaran Baru Dimulai Bulan Depan, DP3AP2KB Siap Terjun ke Sekolah Untuk Sosialiasikan Kekerasan Terhadap Anak.

Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Blitar ikut memperhatikan kasus kekerasan dan pelecehan anak bawah umur yang terjadi di beberapa daerah. Untuk mencegah hal tersebut, pihaknya mulai menyiapkan beberapa langkah diantaranya sosialisasi di sekolah-sekolah. Sulistiani-Kepala DP3AP2KB Kota Blitar, dikonfirmasi Selasa 08 Juni 2021 mengatakan ikut prihatin kekerasan dan pelecehan seksual masih terjadi di beberapa daerah, bahkan terjadi di lingkungan sekolah. Pihaknya menegaskan, meski di Kota Blitar belum ada temuan kasus semacam itu, namun dinas setempat tetap mengantisipasi. Nantinya saat tahun ajaran baru, pihaknya akan menerjunkan petugas di sekolah-sekolah untuk memberikan pembekalan dan sosialiasi tentang kekerasan dan pelecehan seksual. “Supaya apa? Anak-anak paham, mana tindakan yang dikategorikan kekerasan dan pelecegan. Lalu yang kedua jika terjadi kasus, korban atau orang disekitarnya tidak takut untuk melapor” jelas Sulistiani. Sulistianai menegaskan pelaporan kasus kekerasan terhadap anak bisa dilaporkan ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Yang mana petugasnya ada ditingkat kota hingga kelurahan. Jika ada laporan, dinas siap melakukan mediasi, pendampingan penegakan hukum hingga fasilitasi psikolog. “Kita punya psikolog. Jadi korban kekerasan atau pelecehan itu rentan mengalami trauma sehingga psikologisnya perlu dipulihkan” terang Sulistiani. Sulistiani berkomitmen agar kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur tidak terjadi di Kota Blitar. Sebab, saat ini Pemerintah Kota terus berupaya menghadirkan perlindungan dan layanan ramah anak, sehingga predikat Kota Layak Anak di Kota Blitar bisa dipertahankan. (Kir)

08-06-2021
Memasuki Musim Kemarau, Bakesbangpol dan PBD Kota Blitar Tetap Antisipasi Potensi Kekeringan.

Musim kemarau di Kota Blitar sudah dirasakan sejak Mei 2021. Meski tidak masuk kategori daerah yang rawan kekeringan, namun Bakesbangpol dan PBD Kota Blitar tetap mengantisipasi potensi tersebut. Supriadi-Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Daerah (PBD), Bakesbangpol dan PBD Kota Blitar dikonfirmasi Selasa 08 Juni 2021 mengatakan peristiwan kekeringan dan kekurangan air bersih memang sempat terjadi di Kota Blitar tahun 2019 lalu. Namun saat itu kemarau berlangsung lebih panjang. Sedangkan untuk tahun ini, Supriadi mengaku belum bisa memprediksi. Menurutnya puncak kemarau akan terjadi Agustus dan berakhir bulan Oktober 2021. “Kalau ditanya apakah tahun ini akan lama kemaraunya kita belum tahu ya, semoga saja tidak” kata Supriadi. Supriadi menjelaskan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya kelurahan yang terdampak kemarau. Namun pihaknya tetap siaga jika sewaktu-waktu ada laporan. Pihaknya juga tetap berkoordinasi dengan kecamatan dan kelurahan agar monitoring wilayah selama kemarau ditingkatkan. “Koordinasi dengan tingkat terbawah kelurahan, RT-RW juga tetap kami lakukan. Kalau ada yang kekeringan, kita siap terjun” jelas Supriadi. Menurut Supriadi, berdasarkan data tahun 2019, sejumlah Kelurahan di Kota Blitar yang sempat mengalami kekurangan air bersih diantaranya Kelurahan Ngadirejo, Sentul, Tanggung, dan beberapa lainnya. (Kir)

08-06-2021
Disparbud Kota Blitar Ajak Maseyarakat Viralkan Pekan Budaya Pada Peringatan Bulan Bung Karno.

Pekan budaya yang dihadirkan Pemerintah Kota Blitar dalam peringatan Bulan Bung Karno menjadi salah satu agenda istimewa. Sebab tanggal 7-14 Juni 2021, ada pertujunkan seni yang ditayangkan secara live di channel youtube Pemkot Blitar. Tri Iman Prasetyono-Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar, saat live on air di Mahardhika FM, Selasa 08 Juni 2021 mengatakan sejak beberapa tahun lalu, pekan budaya menjadi agenda yang ditunggu-tunggu. Sebab berbagai macam pertunjukan, mulai dari tari, musik, theater hingga wayang kulit hadir selama 7 hari penuh. Yang lebih menarik, tahun ini pekan budaya Kota Blitar juga masuk dalam daftar Pekan Kebudayaan Nasional 2021. Ditingkat nasional diselenggarakan Oktober 2021, namun ditingkat Kota-Kabupaten dimulai bulan Mei-Desember 2021. “Momentum ini menjadi kesempatan yang baik untuk mengembalikan eksistensi seni-budaya Kota Blitar ditengah pandemi Covid-19” kata Tri Iman. Tri Iman menjelaskan pekan budaya tahun ini hadir setiap jam 19.30-20.30 WIB, secara virtual melalui akun youtube Disparbud dan Pemkot Blitar. Menurutnya dihari pertama tayang, 07 Juni 2021, parade tari musik mendapat antusias yang cukup tinggi. Setidaknya ada sekitar 1.000-an viewers yang bergabung. Tri Iman mengajak masyarakat bisa ikut membagikan jadwal dan link youtube Pemkot Blitar, agar viewers setiap pertujukan ramai dan viral. “Saya harap masyarakat bisa membagikan lewat media sosial masing-masing, supaya yang dari luar daerah ikut menonton. Karena itu sudah menjadi penghargaan yang luar biasa untuk pelaku seni” jelas Tri Iman. Tri Iman berharap pekan budaya bisa membuat kegiatan seni-budaya Kota Blitar kembali eksis, sehingga warisan luhur ini bisa tetap lestari ditengah modernisasi. (Kir)

Streaming Mahardhika FM


Streaming Youtube


Facebook Page


Twitter LPPL Mahardhika FM