Berita
18-09-2021
Jadi Wilayah UHC, Sebanyak 96.60% Warga Kota Blitar Terdaftar Sebagai Pengguna BPJS Kesehatan.

96.60% dari 158.313 jiwa penduduk Kota Blitar telah tercover BPJS Kesehatan yang mengantarkan Kota Blitar menjadi wilayah Universal Health Coverage (UHC). Demikian disampaikan Sunarko-Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, Sabtu 18 September 2021. Sunarko menjelaskan sesuai data Dinkes, sebanyak 153.358 warga Kota Blitar sebagai pengguna BPJS Kesehatan. Capaian itu berkat komitmen Pemkot Blitar untuk menjamin kesehatan seluruh warga. Menurut Sunarko, ada beberapa type pengguna BPJS di Kota Blitar. Diantarnya Penerima Bantuan Iuran Pusat yang pemilihannya diakomodir Dinas Sosial sebanyak 28.423 orang, Penerima Bantuan Iuran Daerah sebanyak 63.870 orang, Penerima Bantuan Isuran Provinsi 1.799 orang, Pekerja Penerima Upah 39.628 orang, Pekerja Bukan Penerima Upah 14.513 orang, dan Bukan Pekerka 5.480 orang. Sementara sampai saat ini masih ada 4.955 orang yang belum terdaftar sebagai pengguna BPJS kesehatan. Sunarko menambahkan, bagi warga yang ingin mendaftar BPJS secara mandiri bisa datang langsung ke BPJS Kota Blitar. Namun, jika ingin menjadi pengguna dengan bantuan, bisa mengajukan ke Dinas Kesehatan Kota Blitar. “Kota Blitar ini sudahj masuk UHC yaa, artinya kepedulian kepada kesehatan warga sangat tinggi. Kita juga terus upayakan yang terbaik untuk masyarakat. Yang belum punya kita minta juga segera mengurus ke Dinas Kesehatan.” Dinas Kesehatan telah bekerja sama dengan fasilitas kesehatan yang ada di Kota Blitar untuk pemanfaatan BPJS Kesehatan. Sunarko berharap, layanan ini bisa membantu masyarakat saat mengalami keluhan kesehatan. (fik)

18-09-2021
Seminggu Berjalan, Dinas Pendidikan Kota Blitar Pastikan PTM Terbatas Berjalan Lancar.

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) berlangsung selama seminggu, Dinas Pendidikan Kota Blitar melakukan evaluasi untuk memastikan pelaksanaannya berjalan optimal. Utamanya penerapan protokol kesehatan selama pembelajaran berlangsung. Samsul Hadi-Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar dikonfirmasi Sabtu, 18 September 2021 menjelaskan, berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi PTMa 9-17 September, tidak ada kendala baik dari sistem pembelajaran maupun penerapan protokol kesehatannya. Menurut Samsul, kedepan lembaga sekolah tetap menerapkan pola shift pada siswanya yang mengikuti PTM, sesuai perkembangan instruksi dari Pemerintah Pusat. Samsul juga meminta satgas sekolah untuk berkoordinasi dengan satgas Kecamatan untuk terus mengoptimalkan aturan prokes selama pembelajaran. “Hari ini kita lakukan evaluasi dan monitoring, alhamdulillah hasilnya baik semua lancer. Prokes diterapkan dengan baik. Sementara senin nanti juga tetap dengan aturan yang sama sambal menunggu instruksi pusat.” Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Jota Blitar, hingga Jumat 17 September, dari 63 SD ada 60 sekolah yang menjalankan PTM terbatas, sedangkan untuk jenjang SMP dari 20 SMP negeri dan swasta, 17 diantaranya juga menjalankan PTM terbatas. (fik).

18-09-2021
Jelang Uji Coba Pembukaan Wisata MBK, Ratusan Pelaku Wisata Ikuti Swab Antigen

Blitar Kota - Sejumlah pelaku wisata di kawasan Makam Bung Karno (MBK) mengikuti tes swab antigen dihalaman Puskesmas pembantu (Pustu) Sentul, Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan (PIPP) Kota Blitar, Sabtu (18/9/2021). Kepala Bidang Pengelolaan Kawasan Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar, Heru Santoso mengatakan pelaksanaan tes swab antigen bagi ratusan pelaku usaha ini untuk persiapan uji coba pembukaan wisata MBK dimasa PPKM level 3. Heru menjelaskan sesuai target terdapat 150 pelaku wisata dan staff yang menjalani swab, termasuk didalamnya Satuan pelaksana Covid-19 (Satlak) kawasan wisata MBK. Heru menambahkan jika ada pelaku wisata maupun staff yang hasil swabnya positif, akan segera diisolasi dan tidak diikutkan dalam uji coba pembukaan MBK. Mengingat Disparbud Kota Blitar telah membentuk 5 Unit Satlak. Terdiri dari 9 orang Satlak City Walk, 7 orang Satlak Becak Wisata, 15 orang Satlak PIPP, 18 orang Satlak Kios Souvenir MBK, dan 9 orang Satlak Pedagang Asongan MBK dan Perpus MBK. Satlak ini bertugas untuk mengkondisikan pengunjung patuh protocol Covid-19. “Sebelum kita melaksanakan uji coba dibukanya kembali MBK, kemarin kita sudah membentuk Satlak Covid-19 utamanya para pelaku usaha kurang lebih ada 10 paguyuban yang sudah masuk” jelas Heru. Heru menambahkan uji coba MBK akan dilakukan dalam waktu dekat. Sebab pengajuan Disparbud ke Satgas Covid-19 telah disetujui. Selama uji coba, nantinya pengunjung MBK akan dibatasi maksimal 100 orang. Dengan teknis, 50 orang masuk di pusaran MBK, dan 50 orang lainya menunggu di luar pusaran. (Fan)

Streaming Mahardhika FM


Streaming Youtube


Facebook Page


Twitter LPPL Mahardhika FM