Berita
10-06-2021
Kedelai Naik Hingga Rp. 11.000 per Kg, Pengusaha Tahu dan Tempe Kota Blitar Tetap Pertahankan Produksi di Masa Pandemi

Pelaku usaha tahu dan tempe di Kelurahan Pakunden Kecamatan Sukorejo tetap bertahan walaupun bahan utama pembuatan yaitu kedelai naik mencapai Rp.11.000 per Kg. Hal itu dibenarkan Puji Sihono- pemilik pabrik tahu di Kelurahan Pakunden Kecamatan Sukorejo, dikonfirmasi Kamis, 10 Juni 2021. Puji mengatakan, produksi usaha tahu dan tempe sempat surut diawal pandemi Covid-19, 2020 lalu. Kini, Pelaku usaha tahu dan tempe dihadapkan pada kenaikan harga kedelai yang menjadi bahan baku utama produksi mencapai Rp. 11.000. Normalnya harga kedelai mencapai Rp. 7.000 per Kg. Untuk tetap bertahan, Pihaknya menyiasati dengan memperkecil ukuran produksi dan mengurangi produksi selama harga kedelai naik. Untuk saat ini kemampuan produksi turun sekitar 20 persen. Jika biasanya mampu memproduksi sebanyak 3,5 ton kedelai per hari, kini hanya 3,1 hingga 3,2 ton kedelai per hari. “Produksi usaha tahu dan tempe sempat surut diawal pandemi Covid-19, 2020 lalu. Kini, Pelaku usaha tahu dan tempe dihantam kenaikan harga kedelai yang menjadi bahan baku utama produksi mencapai Rp. 11.000” jelas Puji. Sementara itu, Imam Susanto- Koordinator Paguyuban Pelaku Usaha Tahu dan Tempe Kelurahan Pakunden mengatakan, Kelurahan Pakunden merupakan pusat usaha tahu dan tempe di Kota Blitar. Saat ini terdapat kurang lebih 11 pabrik tahu dengan skala besar maupun ratusan perajin tempe tingkat rumah tangga di Kelurahan Pakunden. “Untuk tetap bertahan, produksi tempe, maupun tahu disiasati dengan memperkecil ukuran produksi” jelas Imam. Imam menambahkan, harga jual tahu sekarang dikisaran Rp. 2.000 per potong, sebelumnya masih di angka Rp. 750 per potong. (Fan)

10-06-2021
Pemkot Blitar Salurkan Bingkisan Beras bagi Kader Posyandu, Sebagai Apresiasi Kinerja Kader Dalam Mensosialisasikan PHBS

Dalam rangka memberikan semangat, sekaligus mengapresiasi kinerja Kader Posyandu balita dan lansia se-Kota Blitar dalam mensosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dimasa Pandemi, Pemerintah Kota Blitar menyalurkan bingkisan beras. Berlangsung di Ruang Sasana Praja Kantor Walikota Blitar Rabu, 9 Juni 2021. Muhammad Muchlis- Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar mengatakan, pemberdayaan masyarakat melalui Kader Posyandu balita dan lansia merupakan rangkaian yang tidak dapat di pisahkan dari kegiatan promosi kesehatan untuk meningkatkan partisipasi kemandirian masyarakat menuju hidup sehat. Muchlis menjelaskan, kader Posyandu memiliki tugas memfasilitasi masyarakat untuk mengetahui dan memahami, serta mengatasi masalah kesehatan. Termasuk dalam mensosialisasikan PHBS dimasa Pandemi Covid-19. Menurut Muchlis, masing-masing kader menerima 5kg beras. “Pemberdayaan masyarakat melalui Kader Posyandu balita dan lansia merupakan rangkaian yang tidak dapat di pisahkan dari kegiatan promosi kesehatan untuk meningkatkan partisipasi kemandirian masyarakat menuju hidup sehat” jelas Muchlis. Sementara itu, Santoso- Walikota Blitar mengatakan, bingkisan berupa beras 5kg ini diberikan ke 1.160 Kader Posyandu. Upaya ini menjadi bentuk pengharagaan terhadap Kader Posyandu yang juga terlibat dalam relawan Posko PPKM berbasis Mikro. Santoso menambahkan, nantinya penyaluran akan dilaksanakan secara bertahap di Dinas Kesehatan Kota Blitar. “Bingkisan berupa beras 5kg ini diberikan ke 1.160 Kader Posyandu. Upaya ini menjadi bentuk pengharagaan terhadap Kader Posyandu yang juga terlibat dalam relawan Posko PPKM berbasis Mikro” jelas Santoso. Santoso berharap, melalui pemberian bingkisan beras dapat meningkatkan semangat bagi Kader Posyandu agar terus memberikan wawasan dalam berperlikau hidup sehat pada masyarakat. (Fan)

10-06-2021
Siapkan Penyusunan Buku Profil Kota Blitar, Diskominfotik Kolaborasi Dengan 15 OPD

Salah satu persiapan yang dilakukan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) yaitu melakukan seminar penyusunan buku profil dan video profil bagi 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Blitar, berlangsung di Ruang Integrated System Center (ISC) Selasa, 8 Juni 2021. Mujiono- Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfotik Kota Blitar mengatakan, seminar dalam penyusunan buku profil dan video profil ini bertujuan untuk memberikan informasi bahwa OPD yang mengikuti seminar dapat memperkenalkan produk unggulan diantaranya sektor pariwisata. Nantinya akan dipromosikan melalui buku serta penayangan di videotron yang dikelola oleh Diskominfotik Kota Blitar. Lebih lanjut Mujiono menjelaskan, buku profil maupun video profil yang di susun bersama OPD di Kota Blitar itu nantinya akan diberikan ketika sewaktu-waktu ada kunjungan OPD Kabupaten-Kota lain. Pihaknya mengatakan, penyusunan profil Kota Blitar ini akan dimulai dalam waktu dekat dan diupayakan rampung akhir Juni 2021. Dalam kesempatan itu, pihaknya juga menampung beberapa masukan terkait optimalisasi penyusunan buku maupun video profil Kota Blitar. Yang mana sejumlah OPD juga ingin sarana prasaran yang dimiliki juga bisa dipublikasikan. “Seminar dalam penyusunan buku profil dan video profil ini bertujuan untuk memberikan informasi bahwa OPD yang mengikuti seminar dapat memperkenalkan produk unggulan diantaranya sektor pariwisata” jelas Mujiono. Mujiono berharap, dengan adanya penyusunan buku dan video profil, kedepan dapat memajukan sektor pariwisata dan perekonomian di Kota Blitar. (Fan)

Streaming Mahardhika FM


Streaming Youtube


Facebook Page


Twitter LPPL Mahardhika FM