Berita
19-07-2021
Camat Sananwetan Himbau Pendistribusian Rastrada Harus Mengacu Prokes Covid-19

Blitar Kota - Setelah diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Blitar pada perwakilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Kecamatan Sananwetan Selasa (13/07/2021) Camat Sananwetan menghimbau bagi lurah se-kecamatan untuk memastikan pendistribusian Beras Kesejahteraan Daerah (Rastrada) wajib mengacu protokol kesehatan Covid-19. Mengingat angka lonjakan kasus yang makin tinggi, sehinga prokes harus diperketat. Camat Sananwetan, Heru Eko Pramono mengatakan, pendistribusian Rastrada di wilayah Kecamatan Sananwetan telah berlangsung sejak Selasa (13/07/2021) lalu. Kecamatan Sananwetan mendapatkan bantuan Rastrada bagi sebanyak 3.361 KPM. Dengan rincian 800 KPM Kelurahan Sananwetan, 385 KPM Kelurahan Karangtengah, 529 KPM Kelurahan Gedog, 646 KPM Kelurahan Bendogerit, 418 KPM Kelurahan Plosokerep, 315 KPM Kelurahan Klampok, dan 268 KPM Kelurahan Rembang. Penyerahan bantuan dimasing-masing kelurahan nantinya akan dilakukan secara bergiliran sesuai jadwal yang telah diatur oleh masing-masing kelurahan dengan dibantu Polsek dan Koramil di wilayah. “Pada saat pembagian Rastrada, prokes harus tetap berjalan dan jangan sampai terjadi kerumunan. Setiap hari, Satgas kita selalu melakukan monitoring ke kelurahan untuk memantau pelaksanaan pembagian Rastrada. Selain itu kita juga terbantu dengan bantuan Polsek dan Koramil,” jelas Heru, saat dikonfirmasi Kamis (15/07/2021). Heru menghimbau, bagi KPM yang akan mengambil Rastrada wajib menggunakan masker, mencuci tangan, tes suhu tubuh, dan menjaga jarak. (Fan)

17-07-2021
Polres Blitar Kota berikan bantuan kepada ratusan pedagang terdampak PPKM Darurat

Pemberian bantuan ini dilaksanakan dalam Operasi Yustisi pada Sabtu malam 17 Juli 2021 di  sepanjang jalan protokol Kota Blitar.  Bantuan yang diberikan berupa  beras  bagi 100 pedagang makanan dan kaki lima yang terdampak PPKM darurat. AKBP. Yudi Heri Setyawan Kapolres Blitar Kota mengatakan dari Total 5 Ton Beras dari Polda Jawa Timur yang diturunkan Ke Polres Kota Blitar ,masih didistribusikan 1 ton pada Sabtu malam 17 Juli 2021. Yudi menyebut  4 Ton beras sisanya akan didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak PPKM Darurat pada Senin dan Selasa 19 dan 20 Juli 2021. Terkait data penerima pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Blitar untuk memastikan masyarakat penerima bantuan ini nantinya. Yudi berharap penerima bantuan ini nantinya adalah mereka yang belum menerima bansos dari Program Pemerintah Kota Blitar maupun Kemensos, agar pemberian bantuan bisa merata di masyarakat. Sementara itu pada kesempatan yang sama Santoso Walikota Blitar saat di konfirmasi mengatakan pemberian bantuan beras ini sebagai salah satu  upaya dalam meringankan beban para pedagang  yang jam buka usahanya harus dibatasi hingga jam 8 malam sesuai aturan PPKM Darurat. Santoso menambahkan masing masing pedagang mendapatkan bantuan beras sebanyak 5 kg. Pada kesempatan itu Santoso juga mensosialisasikan pelaksanaan Sholat Iedul Adha kepada masyarakat sekaligus berharap masyarakat tidak melakukan mudik sehingga bisa menekan penyebaran Covid 19.

15-07-2021
Tunggu Lelang Final, Dishub Bangun Pos Jaga Sementara di Lima Titik Perlintasan KA

Blitar Kota - Hingga saat ini, lelang palang perlintasan kereta api (KA) di Kota Blitar masih dalam proses. Langkah ini sebagai upaya Pemerintah Kota untuk melengkapi sarana prasarana di lima titik perlintasan KA tanpa palang pintu. Untuk itu, sambil menunggu proses lelang rampung, Pemerintah Kota membangun pos jaga sementara untuk meminimalisir kecelakaan di perlintasan KA. Kepala Dinas Perhubungan Kota Blitar, Priyo Suhartono mengatakan, pos jaga sementara itu berada di perlintasan KA Jalan Kolonel Sugiono, Jalan Suryat, Jalan Bengawan Solo, Jalan Nias, dan Jalan Brigjen Katamso. Pihaknya juga menyiagakan petugas khusus untuk menjaga situasi dan keselamatan warga yang hendak melintas di area perlintasan kereta api tanpa palang pintu ini. Penempatan petugas dan pos jaga ini sudah dilakukan sejak awal tahun 2021, yang sebelumnya perlintasan tanpa palang pintu ini dijaga petugas dari swadaya masyarakat setempat. Menurut Priyo, pos jaga sementara untuk perlintasan kereta api tanpa palang pintu ini akan direalisasikan sampai lelang pintu perlintasan KA dan pembangunan pos selesai dibangun. Untuk pembangunan palang pintu di lima perlintasan KA ini, anggaran sepenuhnya bersumber dari APBD 2021. “Pembangunan pos jaga sementara ini difungsikan sebagai tempat petugas untuk bersiaga dalam menjaga perlintasan KA tanpa palang pintu ini sembari menunggu proses lelang dan pembangunan pos jaga yang permanen,” jelas Priyo. Priyo mengatakan, progres pembangunan sampai saat ini masih dalam tahapan lelang. Untuk anggaran yang dialokasikan adalah sebesar Rp. 3,8 milliar. Pihaknya memastikan proses lelang dan pembangunan bisa rampung tahun ini. (Fix)

Streaming Mahardhika FM


Streaming Youtube


Facebook Page


Twitter LPPL Mahardhika FM