Berita
05-03-2021
Pemerintah Kota Blitar, Mulai Bentuk Panitia Seleksi Pengisian Jabatan Sekda

Pemerintah Kota Blitar mulai membentuk tim Panitia Seleksi (Pansel) untuk mengisi Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda). Pembentukan ini dilakukan setelah Walikota dan Wakil Walikota Blitar terpilih di Pilwali Kota Blitar tahun 2020 yang resmi dilantik oleh Gubernur Jawa Timur. Suyoto- Kepala Badan Kepegawaian Daerah BKD Kota Blitar dikonfirmasi Jum’at, 5 Maret 2021 mengatakan, pengisian Jabatan Sekda diawali dengan pembentukan tim Pansel yang telah dibentuk. Setelah terbentuk, baru dilakukan usulan persetujuan seleksi Jabatan Sekda ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Mendagri melalui Gubernur. Menurutnya, cepat dan lambatnya proses pengisian jabatan Sekda tergantung rekomendasi dari KASN maupun Mendagri, serta dalam pengisian tersebut dapat selesai dalam waktu satu hingga satu setengah Bulan setelah rekomendasi dari KASN dan Mendagri turun. Suyoto menambahkan, setelah pengisian Jabatan Sekda, barulah dilakukan rotasi dan seleksi terbuka pengisian Jabatan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kosong. “Pengisian Jabatan Sekda diawali dengan pembentukan tim Pansel yang telah dibentuk, dan dilakukan usulan persetujuan seleksi Jabatan Sekda ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Mendagri melalui Gubernur” jelas Suyoto. Seperti diketahui, Jabatan Sekda Kota Blitar kosong per 1 Januari 2021, yang sebelumnya dijabat oleh Rudy Wijonarko yang masuk masa pensiun pada awal 2021. Saat ini, Jabatan Sekda Kota Blitar diisi oleh Penjabat (Pj) Sekda Kota Blitar oleh Asisten I Pemerintah Kota Blitar, Hermansyah Permadi. (Fan)

05-03-2021
Camat Sananwetan Lakukan Sosialisasi dan Edukasi PPKM Mikro bersama TNI-Polri dalam Menekan Konfirmasi Covid-19 diwilayahnya

Camat Sananwetan, bersama Petugas Gabungan TNI-Polri menggencarkan Sosialisasi dan Edukasi tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro tingkat RT-RW wilayah Kecamatan Sananwetan. Heru Eko Pramono, Camat Sananwetan dikonfirmasi di Ruang Sasana Praja Kantor Walikota Blitar, Jum’at 5 Maret 2021 mengatakan, sesuai dengan intruksi dari Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kota, bahwa PPKM berbasis Mikro ini harus disosialisasikan dan diedukasikan pada masyarakat, maupun RT-RW dilingkungan Kelurahan yang tersebar di tiap-tiap Kecamatan. Oleh sebab itu, Pihaknya bersama Petugas Gabungan TNI-Polri terus menggencarkan Sosialisasi maupun Edukasi berkaitan dengan PPKM berbasis Mikro melalui ledang, rapat bersama Perangkat Kelurahan, maupun PKK dan Dharmawanita menggunakan zoom meeting. Heru juga menjelaskan, berkaitan dengan Sosialisasi ini Ia menilai bahwa sebelum pelaksanaan PPKM berbasis Mikro dan saat pelaksanaan PPKM berbasis Mikro, kasus tren konfirmasi positif Covid-19 mengalami perubahan yang sangat besar. Itu terjadi saat pelaksanaan PPKM berbasis Mikro yang mana tren kasus konfirmasi positif Covid-19 di wilayah Kecamatan Sananwetan mengalami penurunan disetiap harinya. “Sesuai dengan intruksi dari Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kota, bahwa PPKM berbasis Mikro ini harus disosialisasikan dan diedukasikan pada masyarakat, maupun RT-RW dilingkungan Kelurahan yang tersebar di tiap-tiap Kecamatan” jelas Heru. Heru menghimbau, bagi masyarakat wilayah Kecamatan Sananwetan untuk patuh dan melaksanakan apa yang sudah dihimbaukan Camat, maupun Petugas Gabungan TNI-Polri dalam pelaksanaan PPKM berbasis Mikro di wilayah setempat, serta masyarakat untuk tidak menggelar hajatan maupun sejenisnya. (Fan)

05-03-2021
DPRD Kota Blitar Minta Pemerintah Kota Maksimalkan Serapan Anggaran di Triwulan Pertama.

Komisi 3 DPRD Kota Blitar melakukan rapat kerja rutin di Gedung DPRD Kota Blitar. Bersama dengan mitra kerja komisi, rapat berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 Jumat 05 Maret 2021. Totok Sugiharto-Ketua Komisi 3 DPRD Kota Blitar saat dikonfirmasi mengatakan, dari hasil rapat evaluasi ini Komisi 3 menilai rata-rata serapan anggaran OPD hingga Maret 2021, masih dibawah 10 persen. Menurutnya, banyak kegiatan OPD yang sampai saat ini masih dalam tahap lelang. Seperti kegiatan di Dinas Lingkungan Hidup diantaranya Taman Kehati, Aloon-aloon Kota Blitar dan lain-lain. Kemudian kegiatan di Dinas PU dari 27 kegiatan, baru 17 kegiatan yang masuk proses lelang. Totok meminta agar seluruh OPD memaksimalkan anggaran dalam pelaksanaan kegiatan, dengan begitu diharapkan pada triwulan pertama, serapan anggaran bisa mencapai 30 persen, sehingga di semester pertama nanti bisa mencapai 50 persen lebih. Selain itu, DPRD Kota Blitar meminta mitra kerja atau OPD terkait untuk memprioritaskan kegiatan dimasing masing OPD. “Rapat kerja hari ini bersama Mitra Kerja, terkait serapan anggaran ini kita lakukan evaluasi terhadap progressnya. Rata rata masih dibawah 10%. Ini masih banyak kegiatan yang proes lelang. Kita minta ini mereka maksimalkan biar semeseter pertama bisa 50%.” totok menambahkan , mitra kerja komisi 3 dprd kota blitar diantaranya , Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan PTSP , Dinas PUPR, Satpol PP, Dinas perhubungan , Badan Layanan Pengadaan ., (fik)

Streaming Mahardhika FM


Streaming Youtube


Facebook Page


Twitter LPPL Mahardhika FM